Nusa Tenggara Barat (NTB) memiliki scene kuliner yang hidup dan penuh dengan budaya, sejarah, dan rasa luar biasa yang telah diwariskan selama beberapa generasi. Hidangan di sini terkenal dengan rempah-rempahnya yang kaya, memberikan rasa yang khas dan berani yang tidak boleh Anda lewatkan. Bahan-bahan lokal seperti makanan laut segar, daging, dan sayuran adalah kuncinya, berkat kekayaan alam NTB. Ditambah dengan pengaruh dari berbagai kelompok etnis seperti Sasak di Lombok, dan Samawa dan Mbojo di Sumbawa, variasi rasa dan gaya tidak ada habisnya.
Satu hal yang akan Anda perhatikan adalah kecintaan pada makanan pedas di sini – masakan NTB terkenal dengan pedasnya! Tapi jangan khawatir, pedasnya sering diimbangi dengan gurih dan sedikit manis. Hidangan ini bukan hanya untuk acara-acara khusus seperti upacara dan perayaan; mereka juga bagian dari makanan sehari-hari. Setiap hidangan tidak hanya enak, tetapi juga membawa cerita tentang tradisi dan kebersamaan. Memasak di sini seringkali berfokus pada teknik sederhana namun bermakna yang menunjukkan hubungan mendalam antara penduduk setempat dengan lingkungan mereka. Secara keseluruhan, makanan NTB bukan hanya makanan; ini adalah pengalaman yang menyoroti kekayaan budaya dan kearifan lokal daerah tersebut.
Ayam Taliwang
Ayam Taliwang adalah hidangan pedas dan gurih populer dari Lombok. Terbuat dari ayam kampung yang dipanggang atau digoreng, kemudian dilapisi dengan bumbu yang lezat, seperti cabai, bawang putih, terasi, dan rempah-rempah lainnya. Biasanya disajikan dengan plecing kangkung (kangkung pedas) dan nasi hangat – sempurna bagi siapa saja yang ingin mencoba cita rasa otentik Lombok!
Plecing Kangkung
Plecing Kangkung adalah hidangan klasik Lombok yang terbuat dari kangkung rebus disajikan dengan sambal pedas. Sambalnya menggabungkan cabai, tomat, terasi, dan perasan jeruk limau, memberikan rasa segar dan sedikit asam. Sering dipasangkan dengan hidangan utama seperti Ayam Taliwang, kangkung segar dan renyah khas Lombok menjadikan hidangan ini tidak hanya lezat tetapi juga kaya serat – sebuah hidangan samping yang lezat dan sehat!
Sate Rembiga
Sate Rembiga adalah sate daging sapi khas Lombok yang terkenal dengan rasanya yang pedas dan manis. Dimasak dengan bumbu campuran cabai, bawang putih, bawang merah, dan terasi, dagingnya dibakar hingga empuk sempurna. Disajikan dengan nasi atau lontong, hidangan ini adalah pilihan utama bagi siapa saja yang menginginkan cita rasa berani khas Lombok.
Sate Pusut
Sate Pusut adalah sate Indonesia yang lezat terbuat dari daging sapi atau ayam cincang yang dicampur dengan rempah-rempah dan kelapa parut sangrai. Dibakar di atas arang, memiliki rasa asap yang gurih dan biasanya disajikan dengan saus kacang atau sambal – favorit banyak orang untuk acara-acara perayaan.
Beberok Terong
Beberok Terong adalah hidangan Lombok yang penuh warna dengan terong dan kacang panjang yang dicampur dengan sambal pedas yang terbuat dari cabai, terasi, dan tomat. Lauk pauk lezat ini melengkapi ayam atau ikan bakar dengan sempurna, menyoroti kekayaan rasa Lombok – favorit mutlak bagi penduduk setempat dan wisatawan!
Sate Bulayak
Sate Bulayak adalah makanan khas Lombok yang lezat terkenal dengan rasa yang kaya dan unik. Tidak seperti sate biasa, sate ini memiliki potongan daging sapi atau ayam kecil yang ditusuk dan dipanggang di atas arang. Yang membedakan hidangan ini adalah sambal pedasnya yang terbuat dari cabai, bawang merah, dan rempah-rempah, menambah rasa gurih yang pedas. Disajikan dengan bulayak – nasi yang dibungkus dengan daun kelapa, hidangan ini menawarkan sentuhan tradisional. Sempurna untuk pertemuan santai dengan keluarga dan teman, Sate Bulayak mencerminkan budaya kuliner Lombok yang semarak dan tradisi yang kaya.
Poteng Jaje Tujak
Poteng Jaje Tujak adalah makanan tradisional Lombok yang sering disajikan pada acara-acara perayaan seperti Lebaran. “Poteng” mengacu pada nasi ketan yang difermentasi, sedangkan “jaje tujak” adalah nasi ketan yang ditumbuk dan dipadatkan. Bersama-sama, mereka menciptakan kombinasi rasa yang unik, dengan poteng menawarkan rasa manis-asam dan jaje tujak memberikan tekstur kenyal yang gurih. Hidangan ini melambangkan kebersamaan di komunitas Lombok dan menampilkan warisan kuliner dan budaya yang kaya di wilayah tersebut.
Bebalung
Bebalung adalah hidangan wajib dari Lombok, menampilkan iga sapi empuk yang direbus dalam campuran rempah-rempah yang harum. Kelezatan yang dimasak perlahan ini memungkinkan rasa berpadu dengan indah, menghasilkan kaldu gurih dan pedas yang sangat memuaskan. Sering disajikan dengan nasi putih yang lembut, Bebalung adalah favorit bagi penduduk setempat dan pengunjung yang ingin merasakan cita rasa unik Lombok. Lebih dari sekadar hidangan, ini mewakili kehangatan dan keramahan masyarakat Lombok, pengalaman kuliner yang mengundang yang tidak ingin Anda lewatkan.
Nasi Balap Puyung
Nasi Balap Puyung adalah hidangan Lombok yang populer, terutama di Praya. Makanan lezat ini menampilkan nasi putih yang di atasnya ditambahkan ayam suwir, kedelai, dan keripik kentang, semuanya dibumbui dengan campuran pedas yang kaya. Sering disajikan dibungkus daun pisang untuk sentuhan aromatik, ini lebih dari sekadar makanan, ini adalah simbol budaya Lombok yang semarak dan tradisi kulinernya yang beragam.
Ares
Ares adalah makanan tradisional Lombok yang terbuat dari batang pohon pisang muda, dimasak dengan rempah-rempah seperti kunyit, jahe, dan cabai. Dimasak perlahan untuk mencapai tekstur lembut dan rasa yang kaya, biasanya disajikan dengan ayam atau ikan dan nasi putih. Ares memiliki makna budaya, sering dinikmati pada acara-acara tradisional dan perayaan di Lombok.
Ayam Rarang
Ayam Rarang adalah hidangan Lombok yang terkenal dengan rasa pedas dan aromatiknya. Hidangan ini menampilkan ayam yang dimasak dalam campuran kaya bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan cabai, memungkinkan rempah-rempah meresap dalam daging. Disajikan dengan nasi putih, sambal, dan sayuran segar, ini adalah makanan yang memuaskan yang populer di kalangan penduduk setempat dan wisatawan. Ayam Rarang menampilkan warisan kuliner Lombok dan kekayaan pertaniannya.
Sate Ikan Tanjung
Sate Ikan Tanjung adalah hidangan Lombok yang lezat yang terbuat dari tuna segar, dipotong dadu dan direndam dalam bumbu-bumbu yang lezat. Dengan rasa gurih dan aroma asapnya, hidangan ini menawarkan pengalaman kuliner yang unik. Biasanya disajikan dengan sambal pedas dan nasi putih, hidangan ini sangat populer di kalangan penduduk setempat dan pengunjung, menampilkan sumber daya laut yang kaya dan tradisi kuliner Lombok yang semarak!
Kuliner Bima
Pangaha Kahangga
Pangaha Kahangga, yang berarti “retak” dalam bahasa lokal, memiliki tekstur unik yang dihasilkan dari cetakannya dalam tempurung kelapa dengan tiga hingga empat lubang. Terbuat dari tepung, telur, gula, dan garam, camilan lezat ini memiliki rasa khas yang disukai oleh penduduk lokal maupun pengunjung. Sempurna untuk segala acara atau sebagai camilan sehari-hari, Pangaha Kahangga adalah bagian lezat dari warisan kuliner daerah, menunggu untuk diwariskan kepada generasi mendatang.
Timbu
Timbu adalah camilan tradisional Bima yang terbuat dari ketan yang dibungkus daun pisang dan dimasak di atas api terbuka. Metode ini memberikan aroma unik, dengan bagian luar yang renyah dan bagian dalam yang lembut dan kenyal. Sering disajikan sebagai makanan penutup atau camilan, Timbu sangat populer di acara budaya dan perayaan, menjadikannya suguhan berharga di wilayah ini.
Palumara
Palumara adalah hidangan tradisional Bima yang terbuat dari ikan laut segar, seperti kakap merah atau kerapu, dalam sup yang asam dan pedas. Dimasak dengan rempah-rempah seperti bawang merah, bawang putih, cabai, dan asam jawa, hidangan ini menawarkan rasa segar dan gurih. Sering dinikmati sebagai makanan sehari-hari atau selama acara budaya, Palumara menyoroti kekayaan warisan kuliner Bima.
Range
Range adalah hidangan tradisional yang digemari, populer di kalangan penduduk lokal dan wisatawan. Terbuat dari ketan, gula, dan kelapa, suguhan yang menarik secara visual ini menggabungkan rasa manis dan gurih untuk pengalaman kuliner yang memuaskan. Sering disajikan pada perayaan keluarga dan festival budaya, Range melambangkan kebijaksanaan dan warisan lokal. Rasa uniknya dan signifikansi budayanya menjadikannya hidangan wajib bagi siapa saja yang ingin menjelajahi tradisi kuliner yang kaya di daerah ini.
Bingka Dolu
Bingka Dolu adalah kue tradisional Bima yang dirayakan karena teksturnya yang lembut dan rasanya yang manis. Terbuat dari tepung, gula, santan, dan telur, kue ini dipanggang hingga berwarna cokelat keemasan. Dulunya favorit para sultan Bima, kue ini sekarang disajikan pada acara budaya dan perayaan, mewakili warisan kuliner kaya Sumbawa yang diwariskan turun-temurun.
Bolu Mantoi
Bolu Mantoi adalah kue tradisional Bima yang sederhana namun lezat. Terbuat dari tepung, gula, dan telur, kue ini tidak menggunakan bahan pengembang, sehingga mendapat nama “mantoi” yang berarti “asli”. Dengan tekstur lembut, sedikit padat, dan rasa manis yang lembut, kue ini sempurna untuk camilan sehari-hari atau acara khusus. Sering dinikmati selama perayaan, Bolu Mantoi mewujudkan cita rasa asli warisan kuliner Bima.
Kuliner Sumbawa
Sepat
Sepat adalah hidangan menyegarkan dari Sumbawa dengan kuah asam, pedas, dan gurih. Terbuat dari ikan laut segar seperti kakap merah, dibumbui dengan cabai, bawang merah, bawang putih, dan asam jawa Sumbawa, seringkali dihiasi dengan kemangi dan terong. Sup yang penuh rasa ini adalah pasangan sempurna dengan nasi, mencerminkan kekayaan warisan laut Sumbawa dan kecintaan pada rasa yang berani dan aromatik!
Singang
Singang adalah sup tradisional Sumbawa yang terbuat dari ikan laut segar, biasanya kakap putih atau cakalang. Kuahnya yang menyegarkan dan sedikit pedas mengandung jahe, kunyit, cabai, dan bawang merah, seringkali diperkaya dengan kemangi dan sayuran. Ikan direbus bersama bumbu-bumbu untuk menghasilkan rasa yang kaya, menjadikannya favorit lokal yang disajikan dengan nasi putih. Singang dengan indah mewakili warisan kuliner Sumbawa.
Bubur Palopo
Bubur Palopo, atau “bubur kerbau,” adalah hidangan unik Sumbawa yang terbuat dari susu kerbau bukannya santan, menawarkan rasa yang khas. Diberi rasa manis dengan gula aren dan diinfuskan dengan terong kuning rebus, bubur yang menggugah selera ini tidak mengandung daging kerbau tetapi penuh dengan pesona lokal. Ini adalah perwakilan lezat dari kreativitas kuliner Sumbawa dan wajib dicoba bagi para pecinta makanan!
Siong Sira
Siong Sira adalah hidangan Sumbawa yang lezat dengan daging ayam kampung atau tulang paha sapi yang lembut, diinfuskan dengan bumbu-bumbu aromatik seperti bawang merah, kunyit, dan jahe. Dikenal dengan rasa yang kaya dan gurih, hidangan ini adalah favorit dalam acara keluarga dan perayaan tradisional. Menikmati Siong Sira berarti menikmati cita rasa sejati warisan kuliner lokal!
Gecok
Gecok adalah hidangan tradisional Sumbawa yang terbuat dari daging sapi dan jeroan, ditumis dengan kelapa parut yang dibumbui. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang kaya menjadikannya favorit di acara-acara khusus. Bahan utama termasuk hati sapi, daging, kelapa, dan bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, dan cabai. Gecok adalah hidangan wajib bagi siapa saja yang ingin merasakan kelezatan kuliner Sumbawa.




