Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI melalui Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat bersama Dinas Pariwisata Provinsi NTB menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas selama dua hari yakni dari tanggal 29–30 September 2025 di Hotel Astoria, Mataram.
Kegiatan ini diikuti 50 pelaku usaha pariwisata dari berbagai komunitas, seperti APJI, IPEMI, PPJI, IWAPI, PERSAMI, PASTI Ekraf, PIM (Perempuan Indonesia Maju), dan Lombok Women Preneur Club.

Mewakili Kemenparekraf, Ibu Reitha Fariza Hanividya (Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Madya) menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki makna strategis, mendukung Rencana Aksi Nasional Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang, serta mendorong pemanfaatan AI bagi UMKM pariwisata.
Pelatihan ini juga menegaskan komitmen terhadap kesetaraan gender, karena banyak peserta merupakan pelaku usaha perempuan.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Ahmad Nur Aulia, membuka acara secara resmi dan menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program NTB membangun pariwisata berkualitas. Materi yang diberikan meliputi public speaking, pemanfaatan AI, branding, dan pemasaran digital.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengoptimalkan ilmu yang diperoleh, dan narasumber bisa berbagi pengetahuan seluas-luasnya bagi pelaku usaha pariwisata,” ujarnya.





