Pernah kepikiran mendaki di gunung yang diabadikan dalam sejarah dunia? Mendaki Tambora layaknya menyusuri alur sejarah. Gaung Tambora sebagai destinasi pilihan para pendaki tidak lepas dari sejarah letusan di 2 abad silam. Erupsi Tambora menyebabkan “Tahun Tanpa Musim Panas” di berbagai belahan dunia hingga Eropa dan Amerika. Konon, peristiwa inilah yang melatarbelakangi penemuan sepeda circa 1815.

Terletak di dua kabupaten berbeda, Kabupaten Dompu dan Bima, gunung sarat historis ini masuk dalam Taman Nasional Gunung Tambora yang merupakan taman nasional termuda yang diresmikan di Indonesia.

Dengan tinggi 2.851 mdpl, Tambora cocok untuk pendaki pemula yang ingin menjajal naik gunung sembari menikmati indahnya vegetasi Tambora dengan savana dan berbagai flora dan faunanya yang menjadi daya tarik tersendiri selain sisi historisnya tadi.

Eits, selain itu yang unik dari Tambora adalah adanya puncak-puncak berbeda di tiap jalur pendakian di mana puncak tertinggi bisa dicapai dari jalur pendakian Pancasila.

Masuk dalam Kawasan Hijau Parwisata SAMOTA (Teluk Saleh, Moyo, dan Tambora), pastikan gunung indah penuh sejarah ini masuk ke dalam destinasi Sobat Pariwisata jika bertandang ke Pulau Sumbawa.

========================

Climbing Tambora is like going down the path of history. The famous of Tambora as the destination for climbers cannot be separated from the history of eruptions in the past 2 centuries. The Tambora eruption caused a “Year Without a Summer” in various parts of the world.

Located in two different regencies, Dompu and Bima, this historical mountain is included in the Mount Tambora National Park, which is the youngest national park to be inaugurated in Indonesia.

With a height of 2,851 meters above sea level, Tambora is suitable for novice climbers who want to try climbing the mountain while enjoying the beautiful vegetation of Tambora with its savanna and various flora and fauna which are the main attraction apart from the historical side. Make sure this beautiful mountain full of history is included in your destination if you visit Sumbawa Island.