Dengan digelarnya World Superbike (WSBK) mendatang, pemerintah optimis pemulihan sektor pariwisata Indonesia, khususnya NTB akan ikut terpacu. Hal ini juga akan menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menggelar ajang-ajang prestisius sekelas MotoGP.

Untuk kesiapan event-event internasional yang akan datang tersebut, Dinas Pariwisata NTB mulai mempersiapakn calender of event untuk tahun 2022 mendatang. Bertempat di Kantor Dinas Pariwisata NTB, H. Yusron Hadi selaku Kadispar mengundang seluruh instansi, dan asosiasi pelaku wisata lainnya untuk membahas persiapan event di tahun 2022.

H. Yusron Hadi membuka rapat tersebut dan menyampaikan agenda tidak hanya akan membahas tentang persiapan event untuk 2022 mendatang, tapi juga ingin mengetahui kesiapan akhir untuk pelaksanaan WSBK minggu depan.

Menurut Edo, selaku Ketua IMI (Ikatan Motor Indonesia) menyampaikan bahwa persiapan WSBK sudah berjalan dengan baik, tinggalah seluruh stakeholder bersatu bekerjasama menyukseskan event tersebut.

“Untuk Tim Balap NTB telah mengusulkan delapan event nasional dan open internasional di luar dari ATC, WSBK, ataupun MotoGP. Bahkan di bulan Januari ada miniGP di Mandalika Street Circuit,” jelasnya.

Sementara itu, BPPD Lombok Timur juga menambahkan ada beberapa event sport tourism yang telah dipersiapkan untuk tahun 2022 mendatang, seperti Sembalun 7 Summits, Paragliding, Rinjani Geopark International Enduro. Tidak sampai disitu dibidang budaya dan ekraf, BPPD Lotim mengusulkan Pesodan Budaya Pengadaan dan Sembalun Jazz Festival.

Mantra, salah seorang seniman dari NTB yang ikut hadir pada rapat tersebut menyampaikan harapannya agar pemerintah mendata seluruh seniman yang aktif di NTB dan
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang turut hadir pada rapat tersebut juga melaporkan telah menyiapkan event yaitu Sabtu Budaya, yang dilaksanakan pada setiap hari Sabtu pada jam pelajaran 1-2 untuk mengakomodir pelaksanaan kebudayaan di sekolah-sekolah.

“Sabtu Budaya telah berjalan dari awal tahun 2021 dan rencananya akan terus dilaksanakan hingga tahun 2022 mendatang.” Jelas perwakilan dari Dikbud.

Kadispar NTB menyambut baik semua usulan-usulan event untuk tahun mendatang dan akan memilah-milih kembali event mana yang akan di tambahkan kembali di Calender of Event 2022.

“Kita akan membuat kriteria event yang akan di masukkan kedalam skala event lokal, provinsi, hingga bertaraf internasional,” pungkas H. Yusron Hadi.