Dinas Pariwisata NTB menyelenggarakan rapat koordinasi dengan PHRI pada Selasa (13/07) kemarin. Rapat yang dipimpin langsung oleh Kpala Dinas Pariwisata NTB, H Yusron ini dihadiri oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restaurant Indonesia (PHRI) NTB dan juga pelaku-pelaku pariwisata di NTB.

Pada rapat virtual tersebut, Ketua PHRI NTB menjelaskan bahwa PHRI Indonesia telah menjalin kerjasama dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk memberikan diskon kepada seluruh anggota IMI yang akan berlibur ke Lombok-Sumbawa.

Diskon yang diberikan PHRI kepada IMI berupa diskon 15 persen dari harga kamar terbaik (Best Available Rates/BAR) yang berlaku pada saat check-in di akomodasi/hotel anggota PHRI.

Khusus pada saat kegiatan otomotif, diskonnya akan diperbesar mencapai 20 persen, termasuk untuk makan dan minum di restoran hotel tersebut.

“Pemilik kartu anggota IMI juga mendapatkan diskon 15 persen untuk makanan dan minuman di restoran anggota PHRI,” ujar Ni Ketut Wolini sebagai Ketua PHRI NTB.

Tidak sampai disitu, pada rapat tersebut dilanjutkan pembahasan tentang penunjukan hotel-hotel di Mataram dan sekitarnya sebagai tempat isolasi mandiri.

Kadispar menjelaskan ada beberapa kriteria hotel yang pantas untuk dijadikan tempat isolasi mandiri, seperti kenyamanan hotel karena dapat membantu percepatan kesembuhan pasien covid-19 dan lokasinya harus di tempat-tempat strategis.

“Semoga hotel-hotel lainnya juga bisa ikut bekerjasama untuk dijadikan tempat isolasi mandiri pasien covid-19” tutupnya.