Peristiwa meletusnya Gunung Tambora yang menghebohkan dunia 200 tahun lampau (11 April 1815), kini akan dikenang dengan sebuah core event bertaraf internasional yang dikemas dalam Event Tambora Menyapa Dunia 2015, yang puncak acaranya pada 11 April 2015. Rangkaian acara Tambora Menyapa Dunia 2015 akan berlangsung sejak bulan Maret sampai Desember 2015. Event-event yang akan digelarpun telah dipersiapkan dengan matang, bekerjasama dengan para pelaku pariwisata, insan media dan stakeholder pariwisata lainnya. Event Tambora Menyapa Dunia 2015 baru pertama kali diselenggarakan setelah Gunung Tambora memuntahkan laharnya dua abad yang lalu.
Event akbar ini akan dimeriahkan oleh berbagai pagelaran gelar seni budaya, wisata minat khusus dan sport adventure, seminar, serta bhakti sosial yang terangkai dari bulan Maret hingga 16 Desember 2015. Pada puncak acara nanti diperkirakan akan dihadiri sekitar 15 ribu wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.
Dalam rangka penyebarluasan informasi Event Tambora Menyapa Dunia 2015 ini, Menteri Pariwisata dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, menyelenggarakan Press Conference (Siaran Pers) pada 11 Maret 2015 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Kemeterian Pariwisata Jakarta.
Menteri Pariwisata menyambut baik penyelenggaraan event pariwisata ini yang mengambil momentum peringatan dua abad meletusnya Gunung Tambora yang sempat menjadi perhatian masyarakat dunia. “Gunung Tambora dan Rinjani di NTB bagian dari Wonderful Indonesia akan kita promosikan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Kita mentargetkan tahun ini 10 juta wisman kemudian naik dua kali lipat 20 juta wisman pada 2019,” kata Menpar Arief Yahya bersama Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin dalam jumpa pers persiapan penyelenggaraan Tambora Menyapa Dunia 2015.
Setelah jumpa pers, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman (MOU) kerjasama promosi pariwisata antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan PATA Indonesia.
Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, NTB merupakan destinasi wisata unggulan yang kita tempatkan sebagai bagian dari Great Bali. “Sekitar 40% wisman yang berkunjung ke Indonesia masuk melalui Bali. Kita berusaha tarik mereka agar melanjutkan perjalanannya ke NTB dan destinasi lain di kawasan Timur Indonesia atau Bali Beyond,” kata Arief Yahya.
Sementara itu Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin mengatakan, “Penyelenggaraan event Tambora Menyapa Dunia 2015 merupakan upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB yang tahun ini mentargetkan 2 juta wisatawan”. Event Tambora menyapa Dunia 2015 tidak hanya fokus di Kabupaten Dompu tetapi menyebar di beberapa kabupaten di NTB yang telah terbagi dalam beberapa kelompok kegiatan, cetus Wakil Gubernur.
Panduan lengkap pelaksanaan event Tambora Menyapa Dunia 2015, dapat di download DISINI