Sekretaris Dinas Pariwisata NTB, Lalu Hasbul Wadi membuka dan memimpin langsung pertemuan via daring dengan perwakilan-perwakilan perguruan tinggi di NTB pada Rabu (07/07) dengan agenda penyusunan MoU antara Dinas Pariwisata Provinsi NTB dengan perguruan tinggi di NTB.

Dihadiri oleh perwakilan beberapa perguruan tinggi di antaranya adalah Universitas Mataram, UIN Mataram, Poltekpar Lombok, STKIP Taman Siswa Bima, STP Mataram, Unizar, UMM, UTS, serta Universitas Hamzanwadi, rapat berlangsung dengan interaktif selama kurang lebih satu jam.

Menimbang dan menilai pentingnya sinergitas dan kerjasama pemangku kepentingan secara pentahelix, nota kesepahaman ini secara khusus mengangkat bahasan mengenai peningkatan kompetensi sumber daya manusia pariwisata dan ekonomi kreatif di NTB.

“Salah satu permasalahan yang sedang kita hadapi di NTB ini, khusus di bidang parekraf, yaitu secara kuantitatif maupun kualitatif, sumber daya manusia kita masih kurang dan belum memadai. Jadi perlu kita tingkatkan secara pentahelix melibatkan berbagai pihak,” ujar Sekdispar dalam sambutannya. “Salah satu komponen pentahelix itu yaitu perguruan tinggi,” tambahnya.

Selanjutnya dalam pemaparannya, Sekdispar NTB mengharapkan keterlibatan perguruan tinggi dalam merancang, merumuskan dan membahas MoU yang nantinya akan ditandatangani oleh Gubernur NTB ini. Sebagai informasi, mewakili perguruan tinggi NTB, MoU dari Poltekpar Lombok dan STP Mataram akan ditandatangani dalam acara ini.

“Kami sangat berharap, MoU ini bisa kita rampungkan dalam waktu dekat karena secara simbolis nanti akan ada penandatanganannya pada hari Jumat yang dirangkaikan dengan HUT Bank NTB,” pungkas Sekdispar.