Salah satu rangkaian kegiatan pada kunjungannya kali ini, menparekraf sandi Uno mengunjungi salah satu UKM yang bergerak di bidang Produksi Kain Tenun Khas Bima.

UKM Rumah Tenun Dina yang di kelola langsung oleh ibu Yuyun ini merangkul ratusan pengrajin tenun yang produknya di pasarkan ke lombok hingga pulau jawa.

UKM ini mengalami penurunan hingga mati suri semenjak masa pandemi COVID-19 melanda, inilah yang menjadi tantangan pemerintah Kabupaten di dalam mengangkat kembali potensi Pariwisata berbasis ekonomi kreatif di daerah ini.

Melihat hal ini, menparekraf menganggap ini sebagai tantangan dan juga peluang, pihaknya siap memberikan bantuan dan strategi khusus untuk mengangkat kembali eksistensi UKM tenun ntobo ini hingga bisa membidik pasar ekspor.

Tentu Bantuan itu mulai dari permodalah, pelatihan-pelatihan keterampilan khususnya di bidang digitalisasi UMKM, baik di bidang penjualan Online hingga pembuatan konten kreatif ” Ujar menparekraf.

“Dari konten-konten kreatif itulah nantinya dapat digunakan untuk menjual produk-produk Tenun Bima yang ada di kelurahan Ntobo ini”.Sambungnya Menparekraf juga mengajak para pelaku UMKM untuk terus berkreasi dan berinovasi di tengah adaptasi kebiasaan baru.

“Tidak ada kata terlambat, mari kita lewati adaptasi, kolaborasi dan inovasi, kebangkitan ekonomi pasti akan terealisasi” Tutupnya.