Dinas Pariwisata NTB bersama dengan Polda NTB, asosiasi pelaku wisata(ASITA NTB, Asita Malang, dan BPW Lobar) melanjutkan pemetaan akomodasi di daerah Lombok Timur pada Senin (31/1) lalu.

Ini sekaligus menjadi daerah terakhir pemetaan akomodasi yang dilakukan oleh Dispar NTB.

Pemetaan akomodasi kali ini berfokus pada Desa Kembang Kuning dan Desa Sembalun, Lombok Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mengecek jumlah ketersediaan penginapan sekaligus untuk membantu mempromosikan akomodasi yang ada.

Selain untuk mengecek kesiapan penginapan, hal ini juga bertujuan untuk mengecek atraksi yang dimiliki dari masing-masing Desa, ini dilakukan agar dapat dibuat paket wisata yang menarik bagi wisatawan yang nantinya akan menginap di kawasan Lombok Timur.

Dari hasil kunjungan didapatkan bahwa di Desa Kembang Kuning dan Desa Sembalun, Lombok Timur, memiliki kamar yang sudah siap untuk dijual dan dipromosikan. Selain itu, di daerah ini juga sudah terdapat atraksi yang dapat dijadikan paket wisata dan dijual kepada wisatawan. Seperti pada Desa Kembang Kuning terdapat atraksi Traditional Cooking Class di tengah-tengah sawah, dan pada Desa Sembalun terdapat paralayang.

Dengan adanya perhelatan MotoGP 2022 dan event-event internasional lainnya dapat memberikan dampak yang baik bagi para pengelola Desa dan Akomodasi.