
Kolaborasi tiga perguruan tinggi seni terkenal di Indonesia telah sukses diselenggarakan pada Sabtu malam (29/1) bertempat Taman Budaya Provinsi NTB.
Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, dan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung melakukan kolaborasi yang pada akhirnya menghasilkan seni multietnis. Hasil kolaborasi tersebut ialah berbentuk pagelaran Seni Wadantara yang mengangkat nilai-nilai pendidikan karakter bangsa dan multikultural. Wadantara ini merupakan singkatan dari seni pertunjukan wayang, drama, karawitan dan tari Nusantara.
Adapun cerita yang disampaikan dalam pagelaran seni Wadantara ini yaitu mengisahkan tentang peristiwa sumpah palapa yang menjadi tugas bagi mahawira Majapahit Gajah Mada. Didalamnya terjadi peristiwa dramatik yaitu ketika Gajah Mada bertemu dengan Kebo Iwa di Pulau Bali. Di mana Kebo Iwa melakukan pengorbanan demi persatuan Nusantara.

Acara ini dihadiri oleh beberapa tamu undangan, diantaranya Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI, Sekretaris Daerah NTB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTB, Kepala Dinas Pariwisata Lombok Tengah, Ketua LP2MPP, ISI Denpasar, ISI Yogyakarta, dan ISBI Bandung.
Pagelaran seni Wadantara ini pun tidak hanya dapat ditonton oleh para tamu undangan, namun juga dapat disaksikan oleh masyarakat umum.