Tari Buja Kadanda

Tarian Buja Kadanda ini diciptakan oleh rakyat dalam mempertahankan daerah mereka, selain itu juga tarian ini berfungsi untuk memperkenalkan kepada para generasi muda akan kejayaan dan kehebatan dari masyarakat Bima pada jaman dulu.

Gerakan yang ritmis serta kompak dipadukan dengan suara gendang yang menggema, sehingga menarik antusias masyarakat Bima turut serta untuk bergerak yang menggambarkan kebersamaan dan semangat masyarakat Bima.

Tarian yang mengangkat tema kepahlawanan serta peperangan yang berasal dari Bima Nusa Tenggara Barat. Yang bernamakan tari Buja Kadanda, tarian ini mencerminkan semangat berjuang, keberanian dan juga kekuatan prajurit. Tari buja kadanda sendiri dalam bahasa Bima yang berartikan “perang dengan pedang”.

Source Image : www.seringjalan.com

Tarian buja kadanda menampikan simulasi pertempuran yang melambangkan keberanian dan kekuatan para prajurit Bima. Gerakan tarian tersebut cenderung dinamis, dengan penggunaan senjata tradisional seperti pedang dan perisai, yang mencerminkan semangat kepahlawanan dan keterampilan bela diri dalam budaya Bima.

Pertunjukan tarian kadanda umumnya ditarikan oleh penari laki-laki dengan memakai kostum baju adat tradisional dengan warna yang cenderung gelap yang dipadukan dengan sarung atau kain tradisional dengan motif songket khas Bima yang diikatkan di pinggang sebagai bawahan, serta ikat kepala dan aksesoris perang.