Rumah adat Mbojo adalah rumah tradisional asal Bima, Nusa Tenggara Barat yang terletak di pulau Sumbawa. Rumah adat mbojo menggambarkan gaya arsitektur yang khas dari masyarakat Bima yang sangat dipengaruhi oleh budaya lokal, adat istiadat, dan kehidupan agraris. Tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal namun rumah mbojo juga memiliki makna sosial, budaya, dan spiritual yang mendalam bagi masyarakat Bima.
Rumah Mbojo sama dengan rumah adat lain di Nusa Tenggara Barat, yang dibangun dengan kayu sebagai bahan utama, yang ditopang oleh tiang-tiang dinding yang sering terbuat dari papan kayu atau anyaman bambu. Atap rumah adat Mbojo memiliki bentuk pelana dengan kemiringan yang cukup tajam. Umumnya terbuat dari alang-alang. Yang memberikan ketahanan terhadap panas matahari dan hujan.
Pada rumah adat Mbojo di bagian loteng umumnya digunakan untuk ruang penyimpanan barang-barang berharga atau hasil bumi yang disimpan untuk jangka waktu yang Panjang. Ruangan tersebut dinilai sebagai tempat sacral karena menyimpan hasil panen yang menjadi sumber kehidupan keluarga.