Teriakan semangat penonton dan musik tradisional mengiringi di setiap pukulan yang dilayangkan, membuat suasana semakin tegang dan seru. Terdapat makna yang mendalam tentang keberanian, ketangguhan, serta penghormatan terhadap lawan.
Seni pertunjukan presean merupakan seni pertunjukan tradisional dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, yang mempunyai sejarah dalam suku Sasak Lombok. Mulanya presean adalah sebuah tindakan untuk latihan perang bagi prajurit kerajaan di masa lalu. Masyarakat suku Sasak berlatih untuk mengasah keterampilan betarung dan membangun mental yang kuat. Pertunjukan tersebut melibatkan dua petarung, yang dikenal sebagai “pepadu”, masing-masing petarung menggunakan perisai dari kulit kerbau dan tongkat sebagai senjata.
Tidak hanya untuk latihan bela diri saja, namun peresean juga terdapat makna spiritual dan sosial. masyarakat suku sasak dulunya mengadakan peresean sebagai bagaian dari upacara adat, terutama untuk memohon hujan atau sebagai bentuk rasa syukut kepada alam.
Kini baik masyarakat maupun wisatawan, peresean sering ditampilkan sebagai pertunjukan budaya dan bentuk hiburan yang masih memgang nilai-nilai tradisional seperti, kedisplinan, keberanian, dan solidaritas masyarakat Sasak.