
Kue lupis adalah salah satu jajanan tradisional yang sangat terkenal di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Makanan ini memiliki ciri khas yang tidak hanya terletak pada rasa, tetapi juga pada cara penyajiannya yang unik. Lupis terbuat dari ketan yang dimasak dengan cara dibungkus dengan daun pisang, kemudian dikukus hingga matang sempurna. Setelah itu, lupis disajikan dengan taburan kelapa parut yang gurih dan siraman gula merah cair yang manis, menciptakan perpaduan rasa manis, gurih, dan kenyal yang menggoda selera.
Kue lupis ini sering ditemmui di pasar-pasar tradisional, warung jajanan, hingga pedagang kaki lima. Masyarakat Lombok sangat menyukai lupis, baik untuk sarapan pagi, makanan ringan, ataupun sebagai teman minum teh di sore hari. Kelezatan kue lupis juga membuatnya menjadi sajian yang tidak bisa terlewatkan dalam berbagai acara adat atau perayaan.
Proses pembuatan lupis mengunakan Beras ketan yang digunakan harus dipilih dengan teliti dan dimasak dengan sempurna agar hasilnya kenyal dan tidak keras. mempengaruhi cita rasa yang dihasilkan, memberikan sensasi yang berbeda pada setiap potongan lupis yang dinikmati.
Di Lombok, kue lupis seringkali dipadukan dengan makanan khas lainnya, seperti keludan dan Kedebak (berwarna kuning yang ditengahnya terdapat pisang), menjadikannya bagian dari hidangan yang lebih indah yang menggambarkan keberagaman kuliner di pulau ini. Rasanya yang sederhana namun kaya akan makna menjadikan lupis sebagai salah satu jajan khas yang wajib dicicipi bagi setiap pengunjung yang datang ke Pulau Lombok.