Melestarikan alam dan budaya serta tradisi masyarakat Sumbawa memilah Bambu sebagai bahan alami yang dapat diperbaharui yang mampu menghasilkan kriya yang menakjubkan dan membuat salah satu kerajinan tangan yang populer di Sumbawa.

Anyaman bambu digunakan untuk membuat berbagai poduk rumah tangga, seperti tikar, keranjang, dan perabotan lainnya. Kerajinan bambu di daerah Sumbawa sudah ada sejak lama, mulanya anyaman bambu dibuat oleh masyarakat Sumbawa sebagai memenuhi kebutuhan rumah tangga dalam kehidupan sehari-hari. Anyaman bambu Sumbawa sangat erat berkaitan dengan budaya gotong-royong. Pada saat proses pembuatanyalah yang akan melibatkan kerjasama antar masyarakat, baik dalam hal pencarian bahan baku, pembuatan, hingga distribusi produk.
Kerajinan anyaman bambu Sumbawa mempunya ciri khasnya sendiri yang membedakan dengan derah-derah lain, anyaman Sumbawa menekankan keindahan serta nilai estetika yang kuat tidak hanya menonjolkan motif yang lebih rumit atau detail. Pola geometris yang khas membuat anyaman bambu Sumbawa mudah dikenali.
Pada kriya anyaman bambu berpola geometris sederhana yang mencerminkan kehidupan sehari-hari masyarakat Sumbawa. Proses pembuatan anyaman bambu dimulai dengan pemilihan bambu berkualitas, biasanya bambu yang masih muda dan fleksibel. Bambu kemudian dibersihkan, dipotong, dan dibelah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil sesuai kebutuhan. Setelah itu, bambu yang telah dipersiapkan dianyam dengan teknik tradisional, menggunakan pola-pola yang bervariasi tergantung pada jenis produk yang akan dibuat. Teknik anyaman ini melibatkan penataan dan pengikatan batang bambu dengan cara tertentu untuk membentuk pola yang diinginkan.