Melalui akun sosial medianya, pada Jumat (21/10) lalu, pihak MGPA dan Xplorin telah merilis daftar harga tiket untuk perhelatan World Superbike Championship (WSBK) tanggal 19 – 21 November mendatang di Sirkuit Mandalika.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Dinas Pariwisata NTB dengan perwakilan MGPA mengadakan rapat lanjutan bersama dengan seluruh asosiasi pelaku wisata se-NTB.

H. Yusron Hadi membuka rapat tersebut dan menyampaikan harapannya agar seluruh persiapan menuju WSBK dapat terlaksana dengan baik.

“Terutama di bidang tiket, saya berharap pihak penyelenggara dengan asosiasi pelaku wisata bisa bekerjasama dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Sahlan M Saleh selaku Ketua DPD Astindo menyampaikan rasa kecewanya terhadap penyelenggara event karena kurangnya keterbukaan informasi tentang WSBK mendatang.

“Kami meminta kepada pihak ITDC agar menyiapkan kuota tiket untuk seluruh asosiasi dan juga kemudahan untuk mendapatkan informasi seputar WSBK,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, Ketua BPD PHRI NTB Ni Ketut Wolini juga menyampaikan bahwa MGPA juga harus menyiapkan harga tiket untuk masyarakat lokal agar masyarakat setempat bisa ikut terlibat dan berpartisipasi untuk menyaksikan event ini.

“Kami berharap agar pihak asosiasi tidak membeli tiket dari pihak kedua maupun ketiga, tapi langsung ke pihak pertama yaitu Xplorin,” jelasnya.

Ahmad Husain selaku perwakilan MGPA sekaligus menjadi project director WSBK menyampaikan akan menampung seluruh aspirasi yang telah disampaikan oleh asosiasi dan akan diteruskan ke pihak atas.

“Kendala Event ini adalah keterbatasan waktu, event ini sangat instan, kami mengharapkan kedepannya akan lebih baik lagi dan akan melibatkan asosiasi pelaku usaha lokal,” pungkasnya.

Direncanakan, pada Kamis 28 Oktober mendatang akan membahas kembali kematangan persiapan penyelenggaraan event WSBK dengan mengundang kembali asosiasi dengan agenda kuota tiket yang akan diberikan untuk seluruh asosiasi pelaku wisata di NTB..