Kepala Dinas Pariwisata Prov.NTB H.Yusron Hadi menghadiri diskusi santai terkait kepariwisataan bersama para owner bisnis kabupaten lombok barat. Pertemuan yang berlangsung di Killa Senggigi Hotel ini dihadiri Bupati Kabupaten Lombok Barat H.Fauzan Khalid yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa pertemuan seperti ini merupakan momentum untuk sharing permasalahan-permasalahan kepariwisataan dan yang terlibat di dalamnya juga harus mampu memposisikan diri sebagai Humas untuk mempromosikan destinasi dan produk-produk yang dimiliki.
“Di dalam memajukan kepariwisataan kita juga harus berperan sebagai Humas, kita juga harus ikut serta mempromosikan produk-produk yang kita miliki” Ujar Fauzan

Senada dengan Bupati Lombok Barat Kepala Dinas Pariwisata Prov.NTB H.Yusron Hadi juga menyampaikan bahwa sektor kepariwisataan yang dimiliki NTB sangat beragam dan menyenangkan untuk di nikmati, mulai dari pantai, alam pegunungan hingga desa wisata yang memiliki beragam keunikan dengan ekraf dan kerajinan-kerajinan lainnya. “Dunia pariwisata ini dunia yang sangat mengasikkan, kita dapat menikmati pantai, Pegunungan hingga desa wisata yang beragam atraksi budaya dan kerajinannya, dan kita bisa menikmati semua itu dengan waktu yang tidak terlalu lama” Ujarnya

Untuk menunjang seluruh aspek kepariwisataan, ia berharap kedapan kepariwisataan NTB dapat berdamai dengan pandemi ini yang tentunya harus di dukung dengan mengimplementasikan secara serius konsep CHSE dan protokol kesehatan yang ketat bagi setiap pemilik usaha baik hotel,restauran usaha penunjang pariwisata lainnya hingga destinasi-destinasi yang ada.
“kami di Dinas Pariwisata sudah turun ke lapangan untuk mengecek perkembangan CHSE di setiap usaha kepariwisataan dan Alhamdulillah semua menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan Banyak juga usaha pariwisata yang tersertifikasi CHSE, tugas kita selanjutnya adalah bagaimana menumbuhkan awareness para wisatawan agar benar-benar mematuhi dan menerapkan prosedur yang ada” Sambungnya.

Tidak dengan hal itu saja, ia juga mengajak seluruh pengusaha untuk membantu pemerintah dalam melakukan promosi produk-produk yang di miliki NTB khususnya lombok barat.
“Kita harus menjadi Humas, Public Relation yang baik untuk mempromosikan destinasi maupun produk-produk unggulan kita, dengan begitu produk kita dapat lebih dikenal dunia” Tutupnya