Dinas Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat mulai mempersiapkan Calender of Event (CoE) 2022 mendatang. Untuk mematangkan perilisan tersebut, Dispar NTB mengundang seluruh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota, Poltekpar Lombok, STP Mataram, Geopark Rinjani Lombok, Museum NTB, ASITA NTB, ASPPI NTB, dan beberapa asosiasi pelaku ekonomi kreatif lainnya.

H. Yusron Hadi selaku Kepala Dinas Pariwisata NTB membuka rapat tersebut dan menyampaikan bahwa di tahun 2022 mendatang pastinya akan banyak event-event internasional yang akan di selenggarakan di NTB.

“Terutama di bulan Februari hingga Maret, karena seperti yang kita tahu Lombok akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan MotoGP di Mandalika International Street Circuit,” jelasnya.

Tidak sampai disitu, Kadispar NTB menambahkan bahwa Gubernur NTB juga telah mengumumkan pada bulan Juni mendatang, salah satu event olahraga bertaraf internasional lainnya, yakni MXGP akan dilaksanakan di Pulau Sumbawa.

“Oleh karena itu, di tanggal 17 Desember nanti bertepatan dengan HUT NTB Ke-63 akan menjadi momentum terbaik kita untuk merilis Calender of Event 2022 mendatang,” pungkasnya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata NTB, Lalu Amjad selanjutnya melaporkan bahwa masing-masing Dispar Kabupaten/Kota telah menyerahkan beberapa rekomendasi event baik itu taraf nasional hingga internasional yang akan di kaji dan dipilih kembali oleh Pemerintah Provinsi berdasarkan beberapa kriteria penilaian.

Perwakilan Poltekpar Lombok yang ikut hadir pada rapat tersebut menyampaikan agar tujuan dari penyelenggaraan event-event di tahun 2022 mendatang juga harus diperhatikan. Tujuannya seperti ingin menampilkan atraksi seni budaya atau fokus mendatangkan wisatawan.
Ketua STP Mataram menambahkan bahwa perlunya mengetahui momentum-momentum terbaik, seperti memilih penyelenggaraan event-event pada saat high season berlangsung.

“Kalau bisa event-event mendatang harus melibatkan seluruh stakeholder dan masyarakat, sehingga dapat melibatkan semua pihak,” jelas Halus Mandala.

Di akhir rapat tersebut, H. Yusron Hadi menyimpulkan bahwa event-event yang telah direkomendasikan oleh setiap Kabupaten/Kota akan dipilih kembali berdasarkan penilaian dan memiliki daya ungkit promosi yang besar.

“Sehingga nantinya kita akan sukses menyelenggarakan event-event yang ikonik, spektakuler dan membuat wisatawan untuk tinggal lebih lama ketika berada di Lombok dan Sumbawa,” tutupnya.